Mar 24 2009
Terdakwa Mumbai Akui Dari Pakistan
SulbarDOTcom - Fajar - NEW DELHI- Sidang pertama kasus terorisme di Mumbai berlangsung kemarin, 23 Maret 2009. Satu-satunya pelaku penembakan yang masih hidup, Mohamed Ajmal Kasab, menjadi terdakwa dalam kasus tersebut.
Kasab didakwa melakukan penyerangan yang menyebabkan tewasnya 166 orang. Bersama rekan-rekannya yang telah tewas, Kasab melakukan teror bersenjata di Mumbai selama tiga hari pada November tahun lalu.
“Terdakwa mengaku sebagai orang Pakistan dan memohon didampingi pengacara ke pengadilan. Hasilnya akan diumumkan pada sidang selanjutnya,”" ujar Kepala Tim Penyidik kasus tersebut, Rakesh Maria kepada Reuters.
Serangan di kawasan bisnis India itu kian memperpanas hubungan diplomatik India dan Pakistan. Islamabad awalnya membantah jika Kasab adalah warga negara Pakistan. Tapi, kemudian mengakuinya sebagai bekas warga negaranya yang sudah berpindah status kewarganegaraan.
Secara keseluruhan, ada 38 orang yang diajukan ke pengadilan, termasuk Kasab. Berkas tuntutan setebal 11 ribu halaman memuat keterangan dari 2.200 saksi dan sejumlah bukti yang ditemukan oleh Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) sudah disiapkan tim jaksa.
Salah satu tuntutan ditujukan kepada otak penyerangan Hafiz Mohammad Saeed, pendiri kelompok militan Lashkar-e-Taiba. Selain itu dua orang pendiri lainnya, Zaki-ur-Rehman Lakhvi and Zarar Shah, juga diduga terlibat dalam serangan tersebut. Pemerintah India menuduh Lashkar-e-Taiba yang dibina oleh Pakistan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Di awal bulan ini, aksi teror ganti terjadi di wilayah Pakistan, tepatnya Lahore. Tim kriket Sri Lanka yang sedang menuju stadion diserang sekelompok pria bersenjata dan menewaskan tujuh orang. Pihak intelijen Pakistan menuding India berada di balik penyerangan tersebut. (cak/ttg)
Popularity: 61% [?]